Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Perubahan Rasa Temu Kangen

Tidak bisa dibantah bahwa zaman sekarang ini memang zaman-zamannya informasi sangat cepat diperoleh, baik yang hoax maupun yang benar. Jejaring sosial sekarang semakin marak. Mau facebook, twitter, dan lain semacamnya. Saking maraknya (atau apalah bahasanya yang menunjukkan saking sering digunakan), apa-apa di-update. Baru bangun tidur, di-update di jejaring sosial. Mau makan, di-update. Mau tidur, di-update. Lapar, haus, sakit kepala, sakit perut, pengen pergi, pengen sesuatu, di-update. Marah-marah ke pacar, mantan, teman, bahkan orang tua, di-update. Aib yang harusnya ditutup, di-update. Wah, jadi serba update dah. Ini semua membuat pembaca atau pengguna jejaring sosial yang lainnya pun menjadi tau banyak aktivitas dari si peng-update. Tapi saya yakin satu hal. Aktivitas yang benar-benar seru dan mengasyikkan tidak akan sempat di-update karena sibuk dengan orang-orang di sekitarnya karena serunya aktivitasnya. Nah, karena serba update ini lah, orang-orang menjadi tau perk...

Media yang Salah. Benarkah?

      Dewasa ini, kita disuguhi banyak berita tentang negara Indonesia yang lumayan agak menganggu pikiran. Berita korupsi, bencana, persaingan politik yang buruk, dan lain-lain banyak disuguhi di berbagai media informasi. Sehingga, bagi kalangan orang awam Indonesia yang kurang mau menyaring berita-berita seperti itu bisa berpikir pesimis terhadap negaranya sendiri.       Tapi, apakah Indonesia tidak mempunyai berita bagus? Apakah Indonesia minim prestasi? Apakah benar Indonesia kurang memerhatikan budaya? Apakah benar negara lain memandang jelek Indonesia? Mari kita telusuri dan pelajari.

Kasihan Anak-Anak Zaman Sekarang?

"Kasihan anak-anak zaman sekarang, nggak bisa merasakan nikmatnya alat-alat permainan anak-anak zaman kita" Begitulah kata remaja-remaja zaman sekarang. Pertanyaannya: Apa yang salah jika tidak bisa merasakan alat-alat permainan zaman dahulu kayak gasing, tamiya, crush gear, dan lain-lain? Aku sendiri sih menganggapnya tidak ada yang salah dan tidak merasa kecewa dengan perkembangan zaman yang membuat alat-alat permainan zaman dahulu itu seolah-olah menghilang pada zaman sekarang. Karena memang tidak ada yang perlu dikecewakan. Tapi perlu digarisbawahi bahwa tidak kecewa karena alat-alat permainan zaman dulu menghilang ya. Belum melihat bagaimana alat-alat permainan zaman sekarang. Hehehe...

Berdoa di Twitter dan/atau Facebook?

"Ya Allah, tolonglah hamba. Mudahkanlah hamba besok dalam menghadapinya." - @blabla Kalimat di atas adalah salah satu tweet do'a. Dan ini sering terjadi di antara kita semua. Sebenarnya, benarkah kita berdo'a dengan update status atau tweet seperi itu? Secara pemikiran sempit, sebenarnya niatnya bagus. Tapi, cobalah berpikir, apa yang ada dalam pikiran kita sampai-sampai do'a saja yang seharusnya merupakan semacam 'curhatan' atau 'pengaduan' kita pada Allah SWT Yang Maha Mengetahui harus kita sampaikan dan disebarkan di dunia maya??? Apa yang ada dalam pemikiran kita sampai-sampai berkomunikasi dengan Allah dilakukan dengan mengetik apa yang mau disampaikan dengan tangan, dibaca semua orang, dan lain-lain?

Sebenarnya Saya...

Bismillahirrahmanirrahim. Saya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Saya hanya merasa tidak nyaman jika ada orang yang mengatakan saya itu baik. Saya hanya manusia yang lemah. Sekali dipuji, takut lalai. Saya takut lalai, jika dipuji. Ada potensi terjadinya kelalaian jika dipuji. Haruskah saya memberitahukan kesalahan-kesalahanku yang tidak kalian ketahui? Padahal Allah sudah merahasiakan aibku. Mengapa aib yang sudah dirahasiakan-Nya malah saya umbar?

Mencoba Membaca Tweet Secara Psikologis

Zaman sekarang orang udah pada keasyikan ngetwit. Dan kadang tweetnya itu buat kesel, ngakak, nge-jleb, dan macam-macam deh. Nah, aku mencoba untuk menelusuri beberapa tweet dan membaca tweet itu secara psikologis. Maksudnya, aku mencoba mencari jawaban kenapa sih tweet itu bisa di-tweet dan kenapa pada saat itu dia ngetweet yang gituan. Kenapa aku mencoba melakukan ini? Yah, karena asyik aja gitu, apalagi tweet nya yang coba dibaca secara psikologis itu agak menyampah di timeline Oke, check it out. 1. Ava Baru Nah, ini udah jadi tweet yang bagi sebagian tweeps wajib di-tweet pas baru ganti ava baru. Biasanya mereka ngetwit: " Yuhuuu.. ava baru "   atau yang paling sederhana: " Ava baru :) " Menurutku, momen penggantian ava itu adalah sesuatu yang bisa dikatakan momen terpenting bagi mereka. Karena ava mereka yang lama sudah bertengger di timeline dan sudah dilihat banyak orang sehingga jika sudah berganti ava baru, harus dilapor dulu. FYI, aku...

Seharusnya kita membela Indonesia

Hallo, teman-teman sekalian. Hehehe...  Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh. Kali ini saya mau jelasi opini saya terhadap pemikiran warga Indonesia mengenai pengklaiman budaya oleh negara asing, contohnya negara yang inisialnya "M" itu gan (saya susah ngetik nama negara itu. gelik ) Pemikiran yang berkembang di antara warga negara Indonesia adalah bahwa budaya kita bisa diklaim karena kita kurang memperhatikan budaya kita. Menurut saya, ini pemikiran yang salah. Kenapa? Karena apakah mungkin negara lain tau bahwa negara kita tidak memperhatikan budaya kita sendiri? Bagaimana mereka bisa tau? Nah, kalaupun mereka tau, apa mungkin mereka bisa mengklaim budaya kita sambil berkata kurang lebih seperti ini: "Eh, Indonesia sudah tidak memperhatikan budayanya. Ayo, kita curi." Segampang itukah? Tidak!

Malaysia dengan Budaya Indonesia

Baru-baru ini kita KEMBALI mendapat kabar bahwa Malaysia mengklaim bahwa satu  budaya Indonesia berasal dari nenek moyang Malaysia dan budaya yang baru diklaim ini adalah budaya Mandailing, Tari Tor-Tor dan Gondang Sembilan. Ngomong-ngomong sudah berapa budaya Indonesia ya yang udah diklaim negara tetangga kita itu? Hmmmmm.... *tarik nafas, buang perlahan* Pertama, kita berpikir dulu. Kenapa ya Malaysia begitu gencarnya merebut budaya Indonesia? Oh ya, kita sudah tau jawabannya: Budaya Indonesia begitu menarik dan punya banyak nilai. Malaysia ingin memilikinya. Dari pernyataan ini, kita bangga karena kita PUNYA budaya ini. Kemudian, kita bertanya, kenapa Malaysia bisa begitu mudah mengklaim budaya Indonesia? Sampai di sini, kita bingung. Apakah karena budaya Indonesia tidak begitu terlalu diperhatikan? Apakah Malaysia punya kuasa yang lebih tinggi daripada Indonesia terhadap pemerintahan dunia? Kita nggak tau.

Opini Mengenai Penghapusan SNMPTN Tertulis Tahun 2013

Akhir-akhir ini, publik mendapatkan isu bahwa SNMPTN Tertulis tahun 2013 nanti akan dihapus. baca beritanya di sini )  Pemerintah yang menangani hal semacam ini mengatakan bahwa penghapusan SNMPTN Tertulis bertujuan untuk menghemat anggaran. Jadi, untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui dua jalur, yaitu Ujian Nasional dan SNMPTN Undangan. Selama ini mereka menganggap adanya pemborosan di dalam pelaksanaan ujian secara nasional yang dilakukan dua kali (UN dan SNMPTN). Terus dikatakannya lagi: "KALAU BISA UJIAN SEKALI, KENAPA HARUS DUA KALI?" Membaca pernyataan terakhir dari pemerintah di atas, hati saya miris. MIRIS SEKALI. Ingin sekali rasanya teriak: "RELA MENURUNI KUALITAS PENDIDIKAN DEMI PENGHEMATAN??????????" Kenapa saya bilang penghapusan SNMPTN Tertulis bisa menuruni kualitas pendidikan? Saya punya beberapa alasan mengenai ini. Yah, intinya saya menolak penghapusan SNMPTN Tertulis. Oke, biar saya jelasi alasan-alasan saya kenapa saya...

Beberapa Fakta Psikologis Yang Terasa 'Gimana' Gitu

Kali ini aku akan menjelaskan beberapa fakta yang berkaitan dengan psikologi yang aku pelajari sendiri berdasarkan pengamatan, pengalaman, dan perkataan orang lain. Oke langsung aja ya. Cekidot. 1. Kita merasa lebih nikmat makan di luar rumah daripada makan di rumah Sadar nggak sih, pas kita makan di luar rumah itu ada rasa yang beda dibandingkan dengan makan di rumah walaupun makanan yang sama. Misal: Di rumah kita makan bakso. Nah, chemistry (cailah bahasanya) yang didapat pasti beda dengan kita makan bakso di luar rumah. Kenapa bisa gitu ya?

Beberapa Hal Yang Kita Temukan di dalam Angkot

Benar kata kakek Spongebob: "Pengalaman adalah guru yang paling berharga" Dan kalimat itu benar apa adanya, karena aku sendiri telah mengalami sebuah pengalaman yang telah dialami. Baru-baru ini aku naik angkot dengan teman aku. FYI: Pengalaman naik angkot ini bukan pengalaman pertama, tapi ini adalah pengalaman yang udah lama gak aku alami. Jadi jangan nganggap aku nggak pernah naik angkot #Abaikan Jadi, pada malam hari, sekitar jam setengah 7 sore (?), aku sama Sulek menunggu kedatangan sebuah angkot. Akhirnya, setelah menunggu dengan sabarnya selama kurang lebih sekitar kira-kira 9,4 menit lebih 37 detik ditambah 2log8 milisekon, angkot yang sudah ditunggu-tunggu kedatangannya pun tiba dengan anggunnya.

Beberapa Hal Sepele yang Lupa Kita Syukuri

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.... *naruh tangan di kantong* Wah, udah lama juga nggak posting. Udah kelihatan usang juga ini blog. Oke, kali ini saya mau bahas ada beberapa hal sepele yang lupa kita (termasuk saya) syukuri. Pertama. Kita bisa tidur nyaman tanpa pilek. Wah, walaupun pilek, penyakit ringan ini bisa menganggu kenyamanan kita tidur juga kan. Gara-gara pilek kita hanya bisa bernafas lewat mulut. Dan ini....bisa buat kita CEPAT HAUS... Waduh, susah susah susah... Belum lagi kita diharuskan untuk tidur dengan posisi miring dalam waktu lama agar hidung tidak mampet. Serius, ini mengganggu banget kan. Rasanya pengen cepat-cepat sembuh dari pilek. Tapi, pas udah sembuh, kita (termasuk saya) terkadang lupa bersyukur. Saya baru nyadar. Kedua. Kita bisa belajar nyaman tanpa pilek. Pilek juga menganggu kita saat belajar. Karena dalam posisi belajar yang mempunyai sikap kemiringan dengan sudut 66 derajat (mendekati sudut 90 derajat atau sinus teta = 1 dengan ...

Sebenarnya Indonesia Itu "Hebat"!

Saya yakin Indonesia itu hebat. Buktinya: (kalo saya nggak salah) Setiap ada olimpiade sains internasional, perwakilan Indonesia selalu mendapatkan medali. Pertanyaan: Lalu, mengapa Indonesia sering menyatakan kalo masyarakatnya bodoh-bodoh? Saya berani ngasih pernyataan kalo orang Indonesia itu memang banyak yang pintar.  Terus kenapa banyak yang bilang, terutama orang Indonesianya sendiri yang bilang kalo negaranya bodoh? Satu hal yang pasti, gak ada satu negarapun yang semua rakyatnya pintar (ya, pastilah -__-). Sebenarnya jawabannya sederhana: Rakyat Indonesia dipaksa mempelajari semua pelajaran tanpa memikirkan minat siswa dari awal. Oke, kalo SD bolehlah mempelajari hal yang pada umumnya dipelajari, tapi kalo SMA kenapa harus mempelajari banyak juga? Kenapa cuma dibagi IPA atau IPS? Kenapa nggak disesuaikan aja sama yang benar-benar diminati siswa kayak yang diluar negeri itu? Mereka bisa ngambil pelajaran yang mereka suka dengan ketentuan tertentu pastinya. Oke, memang...

Twitter Membuat Gila

Selamat datang di postingan yang gak penting lagi. Jujur, saya posting kali ini karena saya gak ada kerjaan. Hehehehe...  RT @FaktanyaAdalah: Dulu, manusia adalah makhluk sosial. Jaman sekarang, manusia adalah makhluk jejaring sosial Quote di atas adalah salah satu tweet dari akun twitter @FaktanyaAdalah. Kalo dipikir-pikir, tweet tersebut ada benernya juga, tapi gak tau malu. Kenapa? Karena yang buat tweetnya juga manusia, kan? Nah, karena ada jejaring sosial di dunia maya, orang-orang semakin terbuka. Hampir setiap kegiata setiap orang diketahui orang lain, kalo di share ke jejaring sosial. Nah, jejaring sosial yang akan dibahas di sini adalah Twitter. Kalo kamu gak tau apa itu twitter, saya rekomendasikan, kamu harus keluar dari planet bumi ini, eh tapi sebaiknya kamu juga harus keluar dari galaksi Bima Sakti juga (yang ini berlebihan). Kenapa? Karena pengguna twitter di dunia ini udah ratusan juta orang dengan jutaan akun. Jadi, saya rasa, orang-orang yang gak pu...

Apa Sebenarnya Rindu?

Apa itu rindu? Kata rindu sering banget diucapkan kalo kita rindu seseorang? (yaiyalah :| ) Tapi, yang dirasakan pas kita rindu itu apa sih? Kenapa rindu itu muncul? Nah, disini gue mau coba jawab berdasarkan pikiran gue sendiri, jadi maklum, kalimatnya agak berantakan. Kenapa sih kita bisa merasakan rindu? Apa sih yang dirasakan pas kita rindu? Pertanyaan itu akan gue jawab sekaligus, ya. 1. Karena kita mengingat kenangan momen penting sama seseorang (yaiyalah. ini pasti kali) Contohnya gini: Pas kamu duduk-duk di depan teras sambil melihat hujan turun dengan lebatnya. Terus kamu merhatikan tanah-tanah menjadi berlubang karena pukulan air jatuh di tanah. Kemudian, kamu melihat 2 ekor kucing kesibukan berlari mencari tempat teduh. Kemudian, kamu ingat kalau kucing itu sering buang poop (read: kotoran) sembarangan. Karena info penting itu, kamu jadi ingat, kamu pernah poop bareng sama temen kamu di bawah hujan. Gue pastikan, kamu pasti jadi rindu sama temenkamu itu, karena kamu tau...

Perbandingan Blogspot Sama Kaskus

Nah, baru-baru ini gue lagi asyik-asyiknya ngaskus. dan sekarang gue baru nemu perbandingan antara blogspot dan kaskus . Oke, langsung aja, ya. Cekidot. 1. Kode html kaskus lebih mudah daripada blogspot Contoh: Untuk membuat spoiler di kaskus --> [spoiler=judul]isi spoiler[/spoiler] Hasil:       Untuk buat spoiler di blogspot --> <div><div style="margin: 5px;"> <div class="smallfont" style="margin-bottom: 2px;"><i><span style="font-weight: bold;"> Tentang bla..bla.bla.. </span></i><input value="Show" style="margin: 0px; padding: 0px; width: 60px; font-size: 10px;" onclick ="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText ...

Inilah Kendaraan Yang Paling Ditakuti Di Kota Medan

Mau tau gak jenis kendaraan yang paling berbahaya? Inilah jenis kendaraan yang paling banyak mengundang kecelakaan khususnya di kota Medan. Dialah kendaraan yang paling misteri sejagat raya. Jika mau belok, hanya dia dan Tuhanlah yang tahu. Membuat kewalah pengguna jalan jika dia berjalan. Bukan truk, bukan traktor raksasa. Siapa dia? Kendaraan yang paling ditakuti

Ke Mana Kita Setelah Tamat Dari SMA, Teman

Nah, itu judul postingan gue kali ini. Sejujurnya, pas gue nulis itu judul, tangan gue agak gemetar. Bibir gue gemeteran. Gigi-gigi gue bergetar. Rambut gue berdiri. Kepala gue goyang-goyang. Bahkan perut gue juga ikutan goyang (Oke. 5 kalimat terakhir cuma bercanda) Kenapa tangan gue gemetar? Karena gue sejujurnya gak tau malu nulis yang ginian. Sejujurnya gue juga belom tau MAU KEMANA GUE SETELAH TAMAT SMA. Oh, Tuhan. (Jangan Tuhan dulu deh). Oh, ayah. Oh, emak. Maafkan putramu yang udah (baca: baru) gede ini karena belom bisa nentui masa depannya, belom bisa nerusi keturunan. (?) Sejujurnya gue di sini mo curhat sekelak ya. Boleh kan. Sikik a'a kok (Indonesia: Sedikit saja. pen) Habis itu ngasih tips-tips yang gue dapat dari buku. Sejujurnya, gue sampe sekarang belom belajar keras untuk menghadapi masa-masa setelah tamat dari SMA. Kata orang itu sih wajar. Tapi, kata buku gak wajar. Malah seharusnya kita udah bersiap-siap sejak kelas 2. Artinya pas di kelas 2 itu kita uda...

Twitter Cepat Basi

Cerita ini bermula ketika aku berumul 21 tahun (lho? kayak...) Oke oke.. Kali ini gue mo ngebahas tentang twitter. Pas tu kan (bahasa apaan nih) gue baca blog terbaik kedua di Indonesia ini. Sempat gue baca kalimat: Twitter Cepat Basi. Yap, kalimat apaan nih? Ngomong-ngomong tentang basi, gue jadi teringat nasi di rumah (lho?). Maksud basi di sini apa sih sebenernya. Apa basi itu artinya mampu? (nah ngawur lagi). Apa basi itu artinya hal yang terlalu lama di simpan> Bukan..bukan.. Sebenernya maksud twitter cepat basi ini adalah twitter tu cepet gak enak, cepat gak hangat (ato dingin). Perumpamaannya kayak gini: baru aja dimasak, eh udah dingin langsung. Nah, begitu juga dengan twitter. Baru aja diupdate, eh malah langsung ilang. Ini kalo kita gak ngikuti perkembangan update-an-nya. Yang ngikuti aja belom tentu tau update-an yang ada, apalagi yang gak ngikut. Jadi, walopun populer, tapi cepet basi yah jadinya malah......

Alangkah Lucunya Negeri Ini

Diliat dari judulnya, mungkin kita pasti ngira kalo gue kali ini bahas tentang film "Alangkah Lucunya Negeri Ini", kan ? Tapi, kali ini gue cuma bahas Alangkah Benarnya Film Itu. Mengapa ? Karena banyak kali masalah ato konflik di negeri ini yang kadang dijadikan parodi, dan setelah di parodi yang nge-kick pemerintah pun, pemerintah pun gak nampak pergerakannya. Tapi, gue gak tau juga ya. Gue mo kasih tau, masalah ato peraturan di negeri ini yang disalahgunakan. Apa aja itu? 1. Polisi Kenapa masalah ini gue jadikan nomor pertama? Karena masalah ini kenaknya di kalangan orang awam. Gak tau kenapa polisi dijadikan momok di jalanan. Padahal "katanya" polisi itu adalah orang yang melindungi kita di jalanan (itu sih kata iklan di TV), tapi kenyataannya malah sebaliknya. Jadi momok. Contohnya temen gue yang pernah ditilang polisi. Katanya, pas dia nunggu di simpang lampu lalu lintas (itu pas lagi lampu merah), eh tiba" aja dengan lugunya ato polosnya, ato mungki...