Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 27, 2020

Jejak-Jejak Doa

 "Malah si adek lebih aman di perut ibunya kalau kondisinya begini," kata dr. Ratih. Di usia kandungan 22 minggu, tepatnya 16 Oktober 2020, dr. Ratih, SpOG. (dokter kandungan rutin kami)  menemukan suatu kejanggalan pada ukuran jantung janin kami. Memang, di usia kandungan 22 minggu inilah  waktu yang tepat untuk melakukan skrining organ janin. Di situ akan dilihat, apakah ada kelainan pada janin, seperti down syndrome (DS), celah bibir (sumbing), kelainan jantung, jumlah jari, dll. Balik lagi ke hasil skrining anak kami. Beliau, dr. Ratih, melihat bahwa jantung si adek dalam kandungan ini lebih besar daripada ukuran umumnya.  "Saya melihat ukuran jantung si adek lebih besar daripada umumnya. Terlihat ya jantung si adek hampir memenuhi rongga dadanya.  Normalnya, ukuran jantung itu setengah dari ukuran rongga dada. Ruang jantungnya ini terlihat 3 ruang saja. Normalnya kita punya 4 ruang jantung: serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Saya menyebut ini