Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 21, 2011

Cara Membuat Header Dengan Menggunakan Software Xheader

Software Xheader dapat didownload di: situs resmi http://www.xheader.com/ atau softpedia: xheader File installer 32.6 Mb, untuk mempercepat download bisa gunakan DAP . 1. Membuat header dari template Xheader memberikan ribuan template gambar header gratis siap pakai yang bisa Anda pilih. Untuk membuat gambar header dari template buka menu File -> New . Kemudian pilih load from template library (lihat gambar di bawah ini). 2. Mengatur ukuran gambar header Anda bisa mengatur ukuran gambar header sesuai dengan blog Anda melalui menu Option – > Resize Header . Untuk blog di wordpress.com, ukuran gambar header terlihat pada menu Appearance -> Custom Image Header ( tutorial membuat blog selengkapnya klik di sini ). 3. Memasukkan teks Setelah Anda memilih template atau gambar header yang tersedia, Anda bisa memulai memasukkan teks. Anda bisa menambah dengan efek outline, chisel, emboss, dan glow. Jika akan menambah efek, pilih teks yang akan diedit dengan menu select t

Sahibul Mushola 5

Note: Cerita ini bukanlah cerita sinetron. Apalagi cerita cengeng. Cerita ini adalah cerpen. Ingat! Ini blog. Bukan sinema elektronik. Jadi kalo ada bagian yang agak lebay, itu karena gue habis nonton sinetron. Info: Kalo belum baca cerita sebelumnya, klik ini Selama mereka sholat, orang yang paling ku harapkan bersamaku saat ini hanyalah guru BP yang memberi surat itu kepada Hafiz. Di tempat duduk yang di depan mushola itu aku duduk menunduk. Ini jarang sekali kulakukan, karena biasanya aku melihat orang-orang yang lewat di depan mushola. Para sahibul mushola sudah siap sholat. Sampai di tempat duduk yang kududuki, mereka hanya melihatku. Sebenarnya sikap seperti ini sangat ku benci. Sikap melihat seperti itu membuat harga diriku seperti diinjak. Jatuh sekali. "Jangan lihat aku kayak gitu", kataku datar. Spontan mereka langsung duduk di tempat duduk. "Kayaknya itu cuma iseng, Li", kata Ilham. Aku diam saja. "Gak usah dipikirkan kali", ka