Langsung ke konten utama

Postingan

Video Lucu : Ini video asal mula terbentuknya Bumi

Oke, kamu liat aja ya ni video.

Indonesia Belum Merdeka ?

Semua orang sudah tahu negara Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Sejarah-sejarahnya sering dirangkum di buku-buku dunia. Dengan diproklamirnya kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Soekarno, Indonesia otomais menjadi negara mandiri, tanpa belenggu dari negara-negara lain. Tapi, apakah benar Indonesia menjadi negara mandiri ? Apakah benar Indonesia tanpa belenggu dari negara-negara lain ? Sebenarnya, jika kita melihat dengan mata jasmani, kita pasti berpikir bahwa Indonesia memang belum mandiri. Indonesia masih membutuhkan negara lain untuk tetap berdiri sebagai sebuah negara. Buktinya, perbisnisan di Indonesia diperkuat sebagian besar oleh para pebisnis luar negeri dan ada sedikit bagian dari para pebisnis dalam negeri. Jika kita melihat dengan mata badaniah, kita pasti juga berpikir bahwa Indonesia masih dalam belenggu dari negara-negara lain. Buktinya, Indonesia bisa diatur oleh negara-negara lain. Kebanyakan orang bekerja sebagai TKI di luar negeri. Dan para TKI itu dis...

Islam Bukan Teroris

Ini demi berjihad !". Itulah semboyan para teroris-teroris sekarang. Meneror dengan beranggapan bahwa ini jihad. Membunuh orang-orang kafir, musuh Allah. Membunuh dengan cara brutal. Membunuh secara diam-diam. Dan itu, "katanya" dilakukan oleh orang-orang Islam. Wallahu a'lam. Pendapat para teroris yang mengatakan bahwa mereka meneror hanya untuk jihad, menghabisi musuh Allah, dan ironisnya, "katanya" teroris itu orang-orang Islam, jika itu benar, saya malu jadi orang Islam. Sebenarnya, jika mereka memang benar-benar orang Islam dan mengatakan bahwa mereka meneror demi berjihad, mereka benar-benar salah tafsir. Mereka benar-benar mempunyai pemikiran yang tidak panjang. Jika mereka punya pemikiran panjang, tentunya mereka juga berpikir bahwa jika mereka melakukan teror, orang-orang yang tidak bersalah akan menjadi korban juga. Tentu itu bisa menimbulkan dosa juga, kan: membunuh muslim-muslimah yang tak bersalah. Cara mereka meneror dengan bom bunuh dir...

Nikmatnya Menulis

Dulu, sewaktu gue masih kecil (emang sekarang udah besar?), gue sangat membenci yang namanya menulis. Gilak. Nulis tu capek tauk. Apalagi waktu jamannya pas SD. Pas sering"nya disuruh buat karangan. Huh. Gue males banget waktu itu. Biasanya anak SD ingusan kayak gue waktu itu nulis" kalimat yang standar banget (dan sekarang pun juga). Kayak gini nih: Waktu saya sama keluarga pergi ke rumah nenek. Dan kami pergi jam 7 pagi. Dan hati saya sangat berdebar. Dan saya tidak sabar sampai ke rumah nenek. Dan sampailah saya ke rumah nenek. Dan saya berpelukan sama nenek. Dan kemudian nenek terjatuh. Dan nenek rupanya meninggal. Dan saya tahu kalau nenek nggak tahan cium bau badan saya. Dan saya dimarahi mama. Dan saya disuruh mandi. Dan saya mandi sama nenek yang udah nggak bergerak lagi. Wah. Hari itu sangat mengasyikkan. Hening. Nah, kayak gitu, tuh. Karangannya hanya beralur maju. Konfliknya seperti lelucon. Dan penyelesaiannya selalu hepi ending. Dan kebanyakan kata 'dan...

Ya, Tuhanku

Ada seorang laki - laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan - bulan musim penghujan sudah dimulai. Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat. Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir. Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut pelan-pelan mulai terisolir. Orang - orang sudah banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi. Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak tenang tinggal di rumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki tersebut. “Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi”, teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut. Si lelaki menjawab: “Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang lain. Saya pasti akan dise...

Jangan Menyerah

Panas terik matahari tidak menggoyahkan semangatnya untuk menonton penampilan seorang yang memainkan biola dengan indahnya di pinggir jalan. Selain Maya, banyak juga orang yang menonton. Para penonton tampak tercengang melihat aksi menakjubkan dari seorang pemain biola itu. Maya masih saja mengimpikan menjadi seorang pemain biola handal, walaupun dia tahu dia punya kekurangan. Dia tuli. Kekurangan ini sudah dimilikinya sejak berumur 9 bulan. Pada saat itu, dia sudah tidak seriang seperti sebelumnya. Impiannya yang tinggi ini sering diutarakan pada orang-orang yang mengenalnya. Impian yang tidak realistis bagi kebanyakan orang. "Seharusnya kau ngaca dulu. Saya yang normal saja belum terlalu pandai memainkan piano. Apalagi kau yang...em, biar ku tebak. Tuli mungkin", ungkap Cindy, temannya yang sangat tidak suka sama orang yang terlalu sering berkhayal, melalui sebuah tulisan di kertas ketika mereka bersama-sama di ruang musik. Tulisan ini membuat Maya menjauhi Cindy. T...

Himbauan Seorang Pelajar Muda: "Ayo Berorganisasi!"

Arti pelajar menurut bahasa adalah orang yang belajar. Sedangkan menurut istilah adalah orang yang mencari berbagai ilmu di tempat tertentu dengan tingkatan tertentu berdasarkan waktu tertentu. Yah, itulah pelajar. Pelajar bertugas untuk mencari ilmu dari sekian banyaknya ilmu. Di sekolah, para pelajar umumnya mempelajari Matematika, Fisika, Kimia, Sejarah dan sebagainya. Pelajar umumnya juga berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Bersaing demi mendapatkan ranking tertinggi. Tapi kadangkala, pelajar juga membagi-bagi kepintaran dalam persaingan itu. Ini tidak sehat. Tapi di artikel ini, kita tidak membicarakan hal ini. Sesudah kita belajar keras, ke mana kita ke depannya? Mau jadi apa kita? Bagaimana cara agar cita-cita kita tercapai? Pertanyaan-pertanyaan itu pasti terlontar dalam benak pelajar yang normal. Mau ke mana kita ya? Apa ke Gedung DPR? Apa ke Istana Merdeka? Apa ke luar negeri? Mau jadi apa kita ya? Apa mau jadi anggota DPR? Apa mau jadi P...