Langsung ke konten utama

Postingan

Menggebu-gebu Menuju Merbabu

Tak diragukan lagi bahwa saat penulisan postingan ini adalah malam Sabtu. Dan dua hari yang lalu adalah Kamis. Tak diragukan lagi. Bukan tanpa maksud menulis kalimat tak jelas di atas. Ada ungkapan yang tersirat dari kalimat di atas. Hari Kamis kemarin, tepatnya tanggal 30 Januari 2014, aku dan 12 orang GF '12 menginjakkan kaki di Puncak Gunung Merbabu. Walhamdulillah. Perencanaan keberangkatan menuju Merbabu dimulai sejak Senin (kalau gak salah). Dari salah seorang GF '12 yang mengaku ganteng, nge-post di group FB Geofisika '12 bahwa akan diadakan Geocamp (Geofisika Camping) #2 di Gunung Merbabu dengan tagline  "Menggebu-gebu Menuju Merbabu". Kami semua janji untuk ngumpul di Kontrakan Sejuta Umat jam 11.00 WIB. Terlihat cahaya menembus jendela. Suara hirupikuk kendaraan sudah terdengar. Kasur yang sekarang menjadi singgasanaku begitu nyaman. Perlahan kubuka mata, lalu kuambil jam tangan, terlihat jarum sudah menunjukkan angka 12 (tepatnya 11...

Sepekan yang Mengesankan di KLG 2014

Bismillah. Bisa jadi tanggal 20-26 Januari 2014 kemarin adalah hari-hari yang memiliki kesan yang serba pertama bagi Geofisika UGM 2012. Yak, waktu itu, kami Geofisika UGM 2012 (selanjutnya disebut GF '12 aja ya) baru saja melewatkan hari-yang-seharusnya-dinikmati-untuk-liburan-semester dengan Kuliah Lapangan Geologi (selanjutnya disebut KLG aja yo). Kenapa bisa jadi ini merupakan hari-hari yang memiliki kesan yang serba pertama? Karena banyak sekali kegiatan-kegiatan yang (walaupun tidak mutlak) pertama kali dilaksanakan. Contohnya mengumpulkan catatan lapangan itu malam sehabis fieldtrip , padahal biasanya, kalau kami fieldtrip,  catatan lapangan itu dikumpulkan berhari-hari setelah fieldtrip -nya. Dan beberapa kegiatan lainnya yang mungkin akan diceritakan di bawah ini secara eksplisit #halah. Kegiatan KLG ini diawali dengan persiapan keberangkatan di Hutan Biologi. Persiapan ini juga termasuk foto-foto juga. Hohohoho... Setelah persiapan di sana-sini (termasuk foto-fo...

Fitnah Wanita

Bismillahirrahmanirrahim. Pertama-tama, coba baca ini dulu  http://abusyifabasmalah.blogspot.com/2011/04/cantik-bantu-kami-menjaga-pandangan.html dan ini http://suaraquran.com/taushiyah/fitnah-wanita/   Sudah dibaca? Kalau belum, baca dulu, baru lanjut baca di bawah. Begitulah, laki-laki alim saja bisa tergoda, terjerumus, apalagi saya yang menyebalkan ini? Ketika dilihat wanita yang dirasa menarik baik dari segi penampilan dan sikap, hati ini rasanya sudah keruh. Ingin rasanya berteriak: "HEY, BANTU AKU JAGA PANDANGAN!" atau "HEY, PAKAILAH CADARMU!" atau "HEY, JANGAN KELUAR RUMAH!" Itulah, saking beratnya fitnah ini. Bahkan ada yang dengan sengaja meng-upload foto cantik-cantiknya yang siapa saja (termasuk saya sengaja atau tidak sengaja) bisa melihatnya. #Di Dunia Maya Ada kalanya juga, saat akhwat posting sesuatu di dunia maya, kemudian membuat para ikhwan (bisa jadi termasuk saya) penasaran. Jika saya membaca dari akhwat itu, ingin rasany...

Truk Aja Gandengan... Lantas?

Akhir-akhir ini lagi marak-maraknya sindiran-sindiran "Truk aja gandengan masa' lu nggak" , atau "Tiang listrik aja ada yang meluk, masa' lu nggak" atau "Galon aja ada yang antar-jemput, masa' lu nggak" dan parahnya ada kalimat "Tong sampah aja ada isinya. Masa' hati lu nggak." Lantas? Emang kalo benda-benda mati di atas mendapat perlakuan seperti itu, terus kita mau ikutan gitu? Emang mau disamakan dengan benda mati itu. Mau ikutan benda mati itu gitu? Udah gitu aja. Baca juga: http://rumaysho.com/muslimah/cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran-165

Berapi-Api Menuju Merapi

Memang tulisan ini sudah telat banget Tanggal 9 Mei 2013, di siang hari, beberapa pemuda yang mencuri waktu di sela-sela praktikum Fisika Dasar sedang berdiskusi. "Eh, besok kan kita libur beberapa hari, nih. Ke Merapi, yuk!" kata salah seorang pemuda dengan logat Bekasinya. "Eh, ayok!" tanggap seorang pemuda lainnya dengan logat Jambinya. Lalu, percakapan selesai. Aku berpikir itu hanyalah percakapan yang tidak serius. Ya, biasalah, anak muda. Hanya mengobrol di sela-sela waktu luang praktikum. Kemudian, malamnya, aku online facebook . Kulihat ada beberapa notification . Salah satunya dari group Geofisika '12. Ternyata ada postingan pendaftaran siapa saja yang ingin ikut mendaki Gunung Merapi. Yaelah, ternyata serius. Hehehe... Dilihat dari banyaknya komen, sepertinya banyak sekali nih yang mau ikut. Tapi, kemudian, apa yang terjadi? Tepatnya tanggal 10 Mei 2013, fix lah nama-nama yang ikut: Ali, Hendra, Wahyu, Afta, Tangguh, Harun, Jaka, dan Rozak...

Heran Saja Saya

Heran saja saya. Saya heran saja. Saya saja heran. Heran saya saja. Permutasi siklis. (halah...) Seringkali kita mendengar: "Jangan semuanya dikaitkan ke agama. Nggak semuanya bisa dikaitkan ke agama." Heran saja saya. Memangnya tolak ukur sesuatu itu nggak bisa dikaitkan ke agama itu apa? Seringkali kita mendengar: "Ini bukan forum agama. Jadi, jangan bawa-bawa agama" saat diskusi di dalam forum bebas. Saya heran saja. Terus, kalau bukan forum agama, lalu kita bisa berbuat sesuka hati? Seringkali kita mendengar: "Menurutku ini masih boleh kok" saat membantah dalil dan pendapat ulama yang sangat jelas mengenai suatu perkara. Saya saja heran. Apalagi kamu? Seringkali saya melihat uang koin yang tiba-tiba muncul di kantong dan tas di tempat yang terdalam punya saya. Heran saya saja, kamu nggak.

Ceramah Singkat : Tuntunan Taawudz Dalam Membaca Al Quran - Ustadz Aris ...